Tim Anti-Penculikan Kepolisian National Filipina akan mengadakan sebuah pertemuan untuk membahas penculikan terkait dengan casino yang dilaporkan meningkat tajam. Sebagian besar kasus tersebut terhubung dengan aktivitas rentenir.

Acara ini akan diadakan di Quezon City yang dimana dihadiri oleh perwakilan dari berbagai bagian dan pihak dari pemerintah seperti regulator casino, Philippine Amusement and Gaming Corp.

Peserta lain yang akan mengikuti acara ini adalah kepala keamanan dari operator casino berizin di Filipina dan perwakilan dari grup dagang yang mewakili kepentingan China di negara tersebut.

Acara ini akan termasuk workshops dan pembicaraan berhubung dengan laporan naiknya kasus penculikan yang terhubung dengan sektor casino dan juga Philippine Offshore Gaming Operator atau POGO.

Kepolisian Filipina Adakan Pertemuan Untuk Atasi Penculikan Terkait Casino.jpg, Oct 2019

Kepala Tim Anti-Penculikan dari kepolisian, Jonnel Estomo mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyusun apa yang disebutkan sebagai rencana aksi untuk memerangi jenis kriminal rentenir ini.

POGO juga disebutkan telah tumbuh sangat cepat di Filipina. Pada Agustus, terdapat 58 izin yang dikeluarkan untuk operator situs judi online dan tiga lainnya sedang menunggu persetujuan. Otoritas sendiri menyampaikan bahwa mereka telah mencoba untuk mengatur ekspansi pada sektor ini dan mencoba untuk mengeluarkan regulasi yang lebih baik untuk para operator online termasuk mereka yang mempekerjakan jumlah pekerja asing dalam jumlah besar. Pagcor juga pada Agustus telah mengumumkan telah menghentikan penerimaan permintaan izin bagi operasi opeator judi online baru di Filipina.

Bloomberg melaporkan pada Juli bahwa pemerintah Filipina memperkirakan terdapat 138 ribu orang yang mayoritas adalah warga negara China yang terlibat dalam industri judi online yang sebagian besar dari mereka bekerja secara ilegal di negara tersebut. Para pekerja China tersebut dibutuhkan untuk mendukung opeasi dari situs judi online di Filipina disebabkan oleh sebagian besar situs tersebut melayani pemain dari China sehingga dibutuhkan kemampuan berbahasa China atau Mandarin.

Dengan POGO yang menarik cukup banyak orang asing ke Filipina, beberapa sindikat kriminal juga memperluas aktivitas renterin yang mereka miliki baik itu didalam atau sekitar casino. Banyak aktivitas ini menargetkan pemain dari China. Hal ini membuat naiknya jumlah kasus penculikan di Filipina yang terkait dengan hutang judi.

Semenjak 2017, kepolisian lokal telah mencatatkan lebih dari 60 kasus penculikan terkait dengan casino dengan 28 kasus terjadi pada tahun 2019. Otoritas lokal sendiri semenjak 2017 telah menangkap 110 warga negara China yang dicurigai melakukan tindakan penculikan.

Pagcor pada akhir Agustus berjanji untuk meningkatkan pengawasan casino dan membuat informasi dapat dibagi antara para operator untuk menekan penculikan terkait dengan rentenir. Regulator mengatakan bahwa mereka akan menghadirkan kamera dengan sistem identifikasi wajah dan meningkatkan petugas keamanan di casino.

Langkah ini diumumkan setelah regulator mengadakan pertemuan dengan para operator casino berizin dan perwakilan dari Biro Imigrasi dan Tim Anti-Penculikan Kepolisian National Filipina.